Maulana Ultimatum ASN Pemkot Jambi: Kinerja Buruk Bisa Berujung Demosi

Loading

JAMBI– Wali Kota Jambi Maulana mulai memperketat evaluasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Pejabat yang gagal memenuhi target kerja selama tiga bulan berturut-turut terancam mendapat sanksi hingga demosi.

Peringatan itu disampaikan Maulana saat memimpin apel ASN di Lapangan Balai Kota Jambi, Senin (15/6/2026). Dia mengatakan evaluasi kinerja akan dilakukan secara objektif berdasarkan capaian masing-masing pegawai dan perangkat daerah.

“Saya akan melakukan evaluasi secara objektif. Kalau nilainya di bawah ekspektasi, tentu ada konsekuensinya sesuai aturan,” kata Maulana.

Maulana mengatakan selama sekitar 1,3 tahun memimpin Kota Jambi, dirinya belum pernah memberikan penilaian di bawah ekspektasi kepada kepala OPD maupun melakukan demosi. Namun, menurutnya, masa pembinaan tersebut kini telah berakhir.

Dia mengingatkan ASN agar meningkatkan kinerja dan memastikan program pemerintah berjalan. Hal itu dinilai penting karena Pemkot Jambi tetap berupaya memenuhi hak-hak ASN, termasuk pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Kalau hak sudah dipenuhi, tentu kita juga harus melihat hasil kerjanya. Program pemerintah harus berjalan dan target pembangunan harus tercapai,” ujarnya.

Maulana menyebut ASN yang mendapat nilai di bawah ekspektasi dapat dikenakan pengurangan TPP sesuai ketentuan. Namun, dia meminta penerapan sanksi dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan kondisi pegawai.

Dia juga menyoroti sejumlah OPD yang dinilai masih lamban menjalankan program prioritas, termasuk sektor kebersihan.

” Ada yang bergerak cepat, ada juga yang masih pasif. Ini menjadi perhatian karena pembangunan membutuhkan kerja bersama,” katanya.

Maulana bahkan meminta kepala OPD yang merasa tidak mampu mengikuti ritme kerja pemerintahan untuk tidak memaksakan diri.

“Kalau tidak siap mengikuti ritme kerja, tentu akan ada evaluasi dan regenerasi,” tegasnya

Sebaliknya, ASN yang menunjukkan kinerja baik berpeluang mendapat promosi. Maulana menyatakan pejabat yang berprestasi akan menjadi pertimbangan dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemkot Jambi. (red)

Pos terkait