![]()
JAMBI– Bank Jambi meraih Jamsostek Award 2026 kategori Badan Usaha Skala Besar Menengah. Pengamat perbankan Laila Farhat menilai penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas pentingnya perlindungan pekerja dalam menjaga keberlanjutan perusahaan.
Laila mengatakan, keberhasilan perusahaan perbankan tidak cukup diukur dari pertumbuhan aset, kinerja keuangan, dan keuntungan. Perlindungan tenaga kerja serta kesejahteraan pegawai juga menjadi bagian penting dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
“Dalam perspektif perbankan modern, perlindungan pekerja merupakan bagian dari tata kelola perusahaan yang baik. Bank yang mampu menjaga keseimbangan antara kinerja bisnis, kesejahteraan pegawai, dan tanggung jawab sosial akan memiliki fondasi organisasi yang lebih kuat untuk bertumbuh secara berkelanjutan,” kata Laila di Jambi, Sabtu (10/10/2026).
Menurutnya, sumber daya manusia memiliki peran penting dalam industri perbankan. Profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan pegawai menjadi faktor yang memengaruhi kepercayaan nasabah terhadap bank.
Karena itu, program jaminan sosial ketenagakerjaan dinilai bukan sekadar kewajiban administratif. Perlindungan tersebut juga memberikan rasa aman bagi pekerja dalam menjalankan tugasnya.
“Ketika pekerja merasa terlindungi, perusahaan sedang membangun lingkungan kerja yang lebih sehat. Dalam jangka panjang, hal ini dapat mendukung produktivitas, loyalitas, dan kualitas pelayanan,” ujarnya
Laila menambahkan, penghargaan yang diraih Bank Jambi juga relevan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), terutama pada aspek sosial dan tata kelola.
Menurutnya, perusahaan perlu memastikan kebijakan perlindungan tenaga kerja berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi pegawai.
Dia menilai, penghargaan tersebut harus menjadi motivasi bagi Bank Jambi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia.
“Penghargaan ini sebaiknya menjadi pijakan untuk memperkuat budaya perusahaan yang menempatkan manusia sebagai aset strategis,” tutupnya.






