APBD Jambi Terserap Nyaris 50%, Maulana Bentuk Tim Kejar Pendapatan

Loading

JAMBI– Pemkot Jambi mengevaluasi realisasi anggaran dan pembangunan hingga pertengahan 2026. Wali Kota Jambi Maulana menyebut belanja daerah telah terealisasi hampir separuh dari APBD, sementara penerimaan pajak daerah sudah mencapai sekitar 53%.

Evaluasi tersebut digelar di Kantor Bapperida Kota Jambi, Senin (6/7/2026). Rapat membahas perkembangan realisasi fisik dan keuangan seluruh program pemerintah daerah.

Maulana mengatakan penyerapan belanja hingga pertengahan tahun masih sesuai dengan target yang ditetapkan. Pemkot Jambi akan terus mendorong percepatan pelaksanaan program agar anggaran memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.

“Realisasi belanja daerah saat ini hampir mencapai 50 persen. Artinya, pelaksanaan program masih berjalan sesuai target dan akan terus kita percepat agar APBD benar-benar mampu menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Maulana.

Dari sisi pendapatan, penerimaan pajak daerah telah mencapai sekitar 53%. Namun, Maulana mengakui sektor retribusi masih menghadapi sejumlah kendala.

Perubahan aturan melalui UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) membuat beberapa jenis retribusi tidak lagi dapat dipungut daerah.

“Untuk pajak daerah realisasinya sudah sekitar 53 persen. Sementara retribusi memang masih menjadi tantangan karena ada perubahan regulasi melalui Undang-Undang HKPD,” ujarnya.

Pemkot Jambi kini menyiapkan langkah khusus untuk mengejar pendapatan daerah. Maulana membentuk tim yang melibatkan para asisten dan staf ahli untuk mencari strategi optimalisasi pendapatan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan belanja.

Tim tersebut akan melihat potensi pendapatan yang masih bisa dimaksimalkan serta memastikan program yang telah dianggarkan berjalan sesuai sasaran.

Maulana mengatakan evaluasi pertengahan tahun juga akan menjadi bahan penyusunan APBD Kota Jambi 2027. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta memperbaiki kinerja, baik dalam penyerapan anggaran maupun peningkatan pendapatan.

“Kita berharap target pembangunan yang telah direncanakan dapat tercapai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Jambi,” pungkasnya. (red/*)

Pos terkait