Nadiyah di Rakernas APEKSI: Banyak Ide Baru untuk Diterapkan di Kota Jambi

Loading

JAMBI– Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah memanfaatkan Rakernas XVIII APEKSI 2026 sebagai ruang untuk bertukar pengalaman dan mencari ide baru yang bisa diterapkan di Kota Jambi.

Nadiyah mendampingi Wali Kota Jambi Maulana dalam sejumlah agenda Rakernas APEKSI yang digelar di Kota Medan pada 28 Juni-4 Juli 2026. Di luar agenda pendampingan, dia juga mengikuti sejumlah kegiatan khusus bagi pendamping wali kota dari berbagai daerah.

Mulai dari Ladies Program, Indonesia City Expo (ICE) 2026, pentas seni, senam bersama, penanaman pohon, hingga kunjungan ke berbagai stan UMKM daerah diikuti Nadiyah.

Menurut Nadiyah, rangkaian kegiatan tersebut tidak sebatas seremoni. Ada banyak pengalaman dan praktik baik dari daerah lain yang bisa dipelajari untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan Kota Jambi.

“Di kesempatan ini kita belajar public speaking, bagaimana lebih percaya diri membangun komunikasi yang efektif untuk menyampaikan ide kepada masyarakat. Karena istri wali kota tentunya harus banyak tampil di muka umum,” kata Nadiyah, Jumat (3/7/2026).

Selain public speaking, Nadiyah juga mengikuti sesi berbagi pengalaman mengenai program PKK dan Posyandu. Forum tersebut mempertemukan para pendamping kepala daerah untuk membahas berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan di daerah masing-masing.

“Jadi dalam forum itu kita saling berbagi. Hal yang baik yang sudah dilakukan di kota lain bisa kita lakukan juga di kota kita. Kadang-kadang tantangan di setiap daerah hampir mirip,” ujarnya.

Nadiyah menilai pertemuan tersebut penting untuk memperluas jejaring sekaligus membuka peluang kolaborasi antardaerah. Terlebih, sejumlah persoalan terkait pemberdayaan keluarga, perempuan dan UMKM memiliki tantangan yang relatif serupa.

Selain mengikuti forum, Nadiyah juga mengunjungi Indonesia City Expo yang memamerkan produk UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata hingga inovasi pelayanan publik dari pemerintah kota se-Indonesia.

Dia juga menikmati sejumlah kegiatan budaya bersama pendamping wali kota lainnya, termasuk menjajal becak motor yang menjadi salah satu ikon transportasi Kota Medan.

Bagi Nadiyah, pengalaman selama Rakernas APEKSI dapat menjadi bahan untuk memperkuat program pemberdayaan keluarga dan masyarakat di Kota Jambi.

“Kita bisa belajar dari daerah lain, kemudian melihat apa yang cocok untuk diterapkan di Kota Jambi,” pungkasnya. (red/*)

Pos terkait