![]()
JAMBI– Wali Kota Jambi Maulana mengingatkan pentingnya pendidikan agama dalam membentuk karakter generasi muda. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Masjid Al-Mughni, RT 21, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, Senin (15/6/2026) malam.
Maulana mengatakan pendidikan agama tidak bisa dipisahkan dari proses membentuk generasi yang memiliki karakter dan pegangan hidup. Menurutnya, anak-anak perlu dibekali ilmu pengetahuan sekaligus pemahaman agama sejak dini.
Dia menilai masjid memiliki peran strategis dalam proses tersebut. Selain sebagai tempat ibadah, masjid dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat pendidikan keagamaan dan membangun lingkungan yang positif bagi anak-anak.
“Alhamdulillah, kita bersyukur ada sarana untuk pembinaan dan belajar agama. Ini menjadi tugas kita bersama untuk menyiapkan anak-anak agar mendapatkan ilmu yang baik, terutama ilmu agama,” kata Maulana.
Menurut Maulana, kemajuan pendidikan umum harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai agama. Pengetahuan yang dimiliki seseorang, kata dia, perlu dibarengi dengan pedoman agar dapat digunakan secara tepat dalam kehidupan.
“Sebanyak apa pun ilmu seseorang, kalau tidak disertai panduan agama, maka akan sulit menjadi bekal dalam kehidupan. Untuk kebahagiaan dunia dan akhirat, ilmu dunia dan ilmu agama harus berjalan seimbang,” ujarnya.
Maulana juga mengajak masyarakat menjadikan momentum 1 Muharam sebagai waktu untuk melakukan evaluasi terhadap diri sendiri. Tahun baru dalam kalender Islam, menurutnya, bukan sekadar pergantian waktu, tetapi kesempatan untuk memperbaiki kualitas diri dan meningkatkan kegiatan positif.
“Jadikan Tahun Baru Islam ini sebagai momentum muhasabah. Kita tingkatkan semangat keislaman, perbanyak kegiatan positif dan berusaha menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Maulana turut mengapresiasi masyarakat yang aktif menghidupkan kegiatan keagamaan di Masjid Al-Mughni. Ia berharap masjid tersebut terus berkembang dan mampu menjadi pusat pembinaan umat di lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk dukungan, Maulana juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp 5 juta untuk mendukung operasional masjid.
“Semoga masjid ini terus berkembang, tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (red)







