Layanan Bank Jambi Kembali Normal, Data Nasabah Terjamin, Uang Raib Diganti

Loading

Jambi– Direktur Utama Bank Jambi Khairul Suhairi memastikan jika layanan buat nasabah di kantor cabang milik Bank Jambi sudah beroperasi penuh. Pihak bank telah melakukan pendataan bagi nasabah yang alami kehilangan uang hingga pengurusan lainnya.

“Pelayanan sudah bisa dilakukan di setiap kantor cabang sejak Senin kemarin. Nasabah yang merasa uang tabungan alami kehilangan bisa mendatangi kantor cabang untuk melengkapi dokumen yang diminta,” kata Khairul, Selasa (24/2/2026).

Khairul menyampaikan bahwa atas nama Management Bank, dirinya memohon maaf atas kejadian yang terjadi. Namun dirinya meminta agar masyarakat atau nasabah tidak perlu merasa panik lantaran Bank Jambi juga akan melindungi setiap data nasabahnya dengan baik.

“Kami harap publik tidak perlu panik jangan berspekulasi atau menerima isu yang tidak benar. Silahkan bagi nasabah yang merasakan kehilangan uangnya melaporkan, atas kejadian ini kami juga menjamin data nasabah terjaga dengan baik dan kami juga telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib untuk segera ditindaklanjuti secara hukum,” ujar Khairul.

Khairul juga menegaskan bahwa pergantian uang nasabah yang telah mengurus dan melaporkannya ke pihak Bank setidaknya memakan waktu 10 hari. Bank Jambi kata Khairul menjamin penuh uang serta akan dikembalikan lengkap tanpa adanya potongan.

“Jadi ini bagian dari komitmen kami, apabila ada kerugian yang dialami oleh nasabah maka Bank Jambi akan menggantikannya secara penuh,” terang Khairul.

Tidak hanya itu, atas kejadian tersebut selaku Bank daerah tentunya akan terus berkoordinasi dengan regulator dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Koordinasi ini akan terus dijalankan hingga adanya titik terang dari kejadian yang terjadi.

Meski saat ini pihak Bank sementara mematikan kanal ATM dan M-Banking, langkah itu dikatakan Khairul mesti dilakukan agar audit forensik bisa bekerja baik demi memastikan siapa yang menjadi dalang terkait hal ini.

“Saat ini audit forensik lagi bekerja, kami harap semua bisa berjalan baik dan berapa lama ini bisa diungkap itu kami masih menunggu hasil audit forensik nya,” ucap Khairul.

Sementara Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, memastikan pihaknya terus memantau perkembangan situasi terkait isu dugaan anomali transaksi yang terjadi di Bank Jambi.

Pemantauan dilakukan secara intensif dengan berkoordinasi bersama OJK pusat dan manajemen Bank Jambi agar penanganan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami dari OJK terus memantau dan memonitoring apa yang terjadi terkait isu anomali transaksi kemarin. Kami selalu berkoordinasi dengan OJK pusat dan Bank Jambi supaya penanganan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan,” kata Yan Iswara

Yan menegaskan, secara fundamental dan kondisi keuangan, Bank Jambi berada dalam keadaan baik. OJK pun meminta masyarakat Provinsi Jambi untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami dari OJK meminta masyarakat Provinsi Jambi untuk tetap tenang, karena Bank Jambi secara kondisi keuangan dan fundamental dalam keadaan baik,” ujarnya.

Sebelumnya, layanan ATM dan M-Banking pada Bank milik daerah itu mendadak heboh. Dimana para nasabah mengaku sempat mengalami kehilangan uang didalam tabungannya.

Para nasabah yang merasa uang nya berkurang dalam tabungan pun menyampaikan hal itu dan meminta penuh pihak Bank bertanggung jawab. Pihak Bank telah menyatakan jika apapun yang terjadi akan diganti sepenuhnya sebagai bentuk tanggung jawab.

Pos terkait