Bank Jambi Kucurkan CSR Rp159 Juta untuk Perkuat Pengelolaan Sampah di Tanjab Barat

Loading

JAMBI- Upaya memperbaiki pengelolaan sampah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapat dukungan dari Bank Jambi. Bank pembangunan daerah itu menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp159 juta untuk penguatan infrastruktur persampahan.

Bantuan tersebut diserahkan Pemimpin Cabang Bank Jambi Kuala Tungkal Retno Endah Susanti kepada Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal, Laman Orang Kayo Rajo Laksamano, Jumat (7/8/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan bersamaan dengan kegiatan gotong royong serentak yang melibatkan anggota Pramuka, pegawai pemerintah, serta jajaran Forkopimda Tanjung Jabung Barat.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, HUT ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta HUT ke-65 Pramuka.

Dukungan Bank Jambi diarahkan pada penguatan sarana dan infrastruktur pengelolaan sampah. Program tersebut diharapkan tidak hanya membantu pemerintah daerah, tetapi juga mendorong masyarakat semakin aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Direktur Utama Bank Jambi H Khairul Suhairi mengatakan kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan sebagai bank pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan Bank Jambi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perbankan. Perusahaan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mendukung berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Bank Jambi tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah. Melalui Program CSR Peduli Lingkungan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya mendukung program lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ujar Khairul.

Dia menilai persoalan lingkungan, khususnya sampah, membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dunia usaha dan masyarakat.

Karena itu, kolaborasi menjadi salah satu kunci untuk membangun sistem pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

“Sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” katanya.

Bantuan Rp159 juta tersebut diharapkan dapat memperkuat langkah Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menangani persoalan persampahan. Infrastruktur yang semakin memadai diharapkan membuat proses pengelolaan sampah menjadi lebih efektif.

Pada saat yang sama, masyarakat juga diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut mengambil peran dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sebab, persoalan sampah pada akhirnya bukan hanya persoalan pemerintah daerah. Kebiasaan masyarakat dalam mengurangi, memilah dan membuang sampah juga menentukan keberhasilan pengelolaan lingkungan.

Bank Jambi melihat upaya tersebut sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

Khairul mengatakan pihaknya akan terus mendorong program CSR yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat. Program tidak hanya diarahkan pada satu sektor, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program CSR yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung berbagai program pembangunan daerah,” ujarnya.

Program Peduli Lingkungan ini juga menjadi bagian dari komitmen Bank Jambi dalam menerapkan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG). Selain itu, program tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam menjaga kualitas lingkungan.

Bagi Bank Jambi, dukungan terhadap pengelolaan sampah menjadi investasi sosial jangka panjang. Lingkungan yang bersih dan sehat akan berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi daerah.

Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat diharapkan dapat terus diperluas. Dengan dukungan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, upaya menjaga lingkungan tidak berhenti pada kegiatan gotong royong atau penyaluran bantuan semata.

Melainkan menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.

Penyaluran CSR senilai Rp159 juta ini pun menjadi salah satu bentuk kehadiran Bank Jambi di tengah masyarakat Tanjung Jabung Barat.

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jambi ingin memastikan kontribusinya tidak hanya dirasakan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dukungan terhadap pengelolaan sampah menjadi salah satu langkah kecil untuk mewujudkan lingkungan Tanjung Jabung Barat yang lebih bersih, sehat dan nyaman.

Pada akhirnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh besarnya bantuan yang diberikan, tetapi juga oleh bagaimana seluruh pihak menjaga dan memanfaatkan dukungan tersebut secara berkelanjutan. (red/*)

Pos terkait