![]()
Jambi– Pimpinan Bank Jambi telah memastikan jika dana nasabah yang sebelumnya dilaporkan raib telah tersalurkan pada hari ini. Kepastian itu disampaikan langsung oleh manajemen sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus upaya memulihkan kepercayaan publik.
Direktur Operasional Bank Jambi, Zulfikar menyebutkan bahwa proses penyaluran dilakukan setelah rangkaian verifikasi internal dan penelusuran transaksi rampung dilakukan. Dana yang sempat tidak dapat diakses nasabah itu kini telah dikembalikan sesuai dengan data dan hasil audit sementara.
“Alhamdulillah Jum’at berkah, setelah adanya persetujuan dari RUPS, akhirnya kami bisa menyalurkan sekaligus mengganti dana nasabah yang hilang,” kata Zulfikar, Jumat (27/2/2026).
Zulfikar yang juga merupakan pelaksanaan tugas Dirut Bank Jambi itu juga menyampaikan bahwa kejadian yang sempat mengganggu kenyamanan nasabah di Bank Jambi akan terus menjadi evaluasi penting. Bank Jambi kata Zulfikar akan terus memperkuat sistem keamanan demi menjaga kepercayaan publik atau nasabah.
“Terima kasih kepada semua pihak, mulai dari gubernur, bupati/walikota selaku pemegang saham, Bank Indonesia, OJK, Dewan Komisaris, Dewan Direksi hingga jajaran Bank Jambi, sehingga permasalahan ini sama-sama dapat diselesaikan dengan baik,” ujar dia.
Selain penyaluran uang nasabah yang dilakukan tuntas hari ini, untuk normalisasi Mobile Banking Bank Jambi dan channel digital lainnya masih ditutup sementara. Zulfikar menyebut semua itu bisa kembali beroperasi normal setelah menunggu hasil audit forensi dan persetujuan dari Bank Indonesia.
“Setelah persetujuan tersebut dikeluarkan masyarakat pun dapat kembali mengakses dan melakukan berbagai transaksi di Mobile Banking Bank Jambi,” tegas Zulfikar
Sebelumnya, kasus dugaan raibnya dana nasabah ini sempat menjadi sorotan publik. Sejumlah nasabah mengaku kehilangan saldo di rekening mereka dan meminta kejelasan serta tanggung jawab dari pihak bank.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terkait sistem keamanan dan pengawasan internal perbankan daerah itu.
Manajemen Bank Jambi menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Sejak laporan diterima, tim internal langsung melakukan investigasi mendalam, termasuk menelusuri kemungkinan adanya kelalaian prosedur maupun unsur pelanggaran.
Selain itu, bank juga berkoordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan proses berjalan sesuai ketentuan. Bank Jambi juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Bahkan, pimpinan Bank milik daerah itu juga menegaskan atas komitmen institusinya untuk memperkuat sistem pengawasan dan meningkatkan standar keamanan transaksi guna mencegah kejadian serupa terulang. (*)







