![]()
Jambi- Salah satu pelajar SMKN 1 Kota Jambi yang diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) mengaku mulai merasakan mual, pusing, keringat dingin dan muntah usai setelah beberapa menit menyantap makanan program Presiden Prabowo Subianto.
Sebelum menyantap program MBG tersebut, ia juga mengakui sekitar pukul 08.00 WIB ia sempat mencicipi sedikit sate milik temannya tersebut.
“Iya, mencicip sama kawan, cicip sedikit,” kata salah satu pelajar SMKN 1 Kota Jambi yang juga didampingi oleh orang tuanya pada Rabu (20/5/2026) dikutip MetroJambi.com
Ia mengatakan, bahwa sekitar pukul 10.00 WIB mereka mendapat jatah makanan MBG di sekolah dan segera mengkonsumsinya.
Setelah menyantap program MBG tersebut, disampaikan dia, tidak lama berselang mulai merasakan mual, pusing dan keringat dingin.
“Sudah selesai makan itu (MBG) beberapa menit kemudian mulai terasa pusingnya, dibawa lah ke Puskesmas,” kata dia.
Ia bersama pelajar lainnya di rujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi, karena di Puskesmas mereka mengalami muntah terus menerus.
“Dari Puskesmas dirujuk ke RSUD karena muntah-muntah terus,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengakui belum mengetahui apa hasil dari pemeriksaan di RSUD Raden Mattaher Jambi tersebut.
“Hasil pemeriksaan dokter kami tidak paham. Soalnya kan sampelnya dari Puskesmas yang meriksa,” sebutnya.
Walaupun telah diperbolehkan pulang, ia pun mengakui bahwa kondisi tubuhnya masih dalam keadaan lemas.
“Iya, sudah boleh pulang. Kondisi masih lemas,” ungkapnya.
Sebelumnya, ada sebanyak delapan pelajar SMKN 1 Kota Jambi yang diduga keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibawa ke RSUD Raden Mattaher.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi dr Anton Trihartanto mengatakan, bahwa menurut keterangan dari guru sekitar pukul 08.00 WIB mereka mengkonsumsi sate yang di jual di luar sekolah saat kegiatan jam olahraga.
Kemudian sekitar pukul 10.00 WIB mendapat jatah makanan MBG di sekolah dan segera mengkonsumsinya.
“Sekitar pukul 11.30 WIB, para pelajar mengeluh mual, pusing dan muntah serta sesak nafas,” katanya
Melihat keluhan para pelajar, disampaikan dia, para guru kemudian membawa mereka ke Puskesmas terdekat. Dari Puskesmas, anjuran di rujuk ke RSUD Raden Mattaher.
“Saat ini para siswa sudah mendapat layanan IGD dan dalam kondisi observasi untuk tindakan selanjutnya,” selanjutnya
Adapun identitas pelajar SMKN 1 Kota Jambi yang diduga mengalami keracunan yakni, Sri nurintan, Tania, Nadila, Diffa, Najwa, Miftahul Azhra, Vidian putri, Syfa prasmelani.
Sumber : MetroJambi







