![]()
JAMBI– Delapan siswa SMA Negeri 1 Kota Jambi dilaporkan mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (20/5/2026). Pemerintah Provinsi Jambi memastikan kasus tersebut kini masih dalam tahap investigasi.
Informasi yang dihimpun, para siswa diduga mengalami gejala seperti mual, pusing hingga muntah beberapa saat setelah menyantap makanan di lingkungan sekolah. Seluruh siswa kemudian mendapatkan penanganan medis dan kondisinya terus dipantau.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi yang juga Sekretaris Satgas Percepatan MBG Jambi, Johansyah, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan pengecekan di lapangan.
“Untuk kejadian itu kami sudah meminta Kareg perwakilan BGN di Jambi bersama Korwil Kota Jambi turun langsung melakukan pengecekan,” kata Johansyah, dilansir dari detikSumbagsel.
Menurut dia, hingga saat ini belum ada kesimpulan resmi terkait penyebab pasti insiden tersebut. Pemerintah masih menunggu hasil investigasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Dari hasil sementara, kasus ini masih dalam proses investigasi,” ujarnya.
Johansyah menyebut, berdasarkan penelusuran awal, ditemukan informasi bahwa sejumlah siswa diduga sempat mengonsumsi makanan lain sebelum menyantap MBG di sekolah.
“Ada informasi awal beberapa siswa sempat makan sate sebelum makan MBG. Tapi ini masih didalami dan belum bisa dipastikan menjadi penyebab,” jelasnya.
Pemprov Jambi memastikan seluruh siswa yang mengalami keluhan kesehatan telah mendapat penanganan medis. Sementara pemeriksaan terhadap sampel makanan serta penelusuran riwayat konsumsi siswa masih dilakukan oleh pihak terkait untuk memastikan sumber penyebab kejadian tersebut. (**)
Sumber : detikSumbagsel







