![]()
Jambi- Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk proses pembebasan lahan dalam pengerjaan proyek normalisasi Sungai Asam, yang menjadi salah satu langkah strategis penanganan banjir di Kota Jambi.
Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menyampaikan bahwa anggaran tersebut diharapkan dapat mempercepat tahapan pengerjaan normalisasi, mengingat kawasan Sungai Asam merupakan salah satu titik krusial penyebab genangan air saat hujan dengan intensitas tinggi.
“Di Kota Jambi, jika hujan turun selama tiga jam saja dengan intensitas tinggi, beberapa kawasan langsung terdampak banjir. Salah satu penyebab utamanya adalah aliran Sungai Asam yang menyempit akibat padatnya bangunan masyarakat di sekitarnya,” ujar Maulana, Senin (14/4).
Maulana menjelaskan, proses pelebaran sungai membutuhkan tahapan pembebasan lahan yang tidak sedikit.
Oleh karena itu, Pemkot telah menurunkan tim untuk melakukan inventarisasi dan penghitungan terhadap kebutuhan lahan dan besaran ganti rugi yang akan diberikan kepada warga terdampak.
Selain mengalokasikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkot Jambi juga menyiapkan pos pendanaan dari Belanja Tak Terduga (BTT) sebagai langkah cepat menghadapi kendala teknis di lapangan.







