![]()
JAMBI– Nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di kantor RRI Jambi tak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat. Agenda tersebut juga menjadi peluang bagi 112 pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan.
Bazar UMKM digelar bersamaan dengan nobar pada 18-19 Juli 2026. Ribuan masyarakat yang datang ikut meramaikan stan kuliner dan produk lokal.
Gubernur Jambi Al Haris membuka bazar tersebut pada Sabtu (18/7) malam. Dia kemudian meninjau sejumlah stan dan berbincang dengan para pelaku UMKM.
Al Haris mengapresiasi perkembangan produk lokal Jambi yang dinilainya semakin menarik, baik dari sisi variasi maupun kemasan.
“Semua stan penuh. Produk yang dijual makin beragam dan kualitas kemasannya sudah naik kelas. Ini sinyal positif bahwa UMKM Jambi siap bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Al Haris.
Menurutnya, kegiatan olahraga dengan jumlah penonton yang besar dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, nobar Piala Dunia dipadukan dengan bazar UMKM.
” Piala Dunia bukan sekadar tontonan, tapi penggerak ekonomi. Masyarakat senang, UMKM berdaya, ekonomi daerah pun ikut tumbuh,” ujarnya.
Sejumlah pedagang bahkan mengaku dagangannya habis sebelum acara selesai. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya potensi kegiatan publik sebagai ruang pemasaran produk lokal.
Pemprov Jambi berkomitmen terus membuka ruang promosi bagi UMKM. Selain memanfaatkan kegiatan berskala besar, pemerintah juga akan mengoptimalkan agenda rutin seperti Car Free Day dan Car Free Night.
Al Haris juga mengapresiasi RRI Jambi yang menyediakan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
Dia berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut sehingga pelaku usaha lokal memiliki ruang promosi yang konsisten dan mampu memperluas pasar. (redaksi)







