Jambi– Wali Kota Jambi Maulana dan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljhosha meninjau langsung lokasi kebakaran di kawasan Kenali Besar. Keduanya memastikan kondisi warga terdampak itu sambil membantu dalam upaya perbaikan rumah yang terbakar.
”Nanti tim akan melakukan verifikasi tingkat kerusakan, kami akan menyalurkan bantuan bahan bangunan. Proses perbaikannya akan kami dorong secara swadaya melalui semangat gotong royong warga sekitar,” kata Maulana saat mengunjungi korban kebakaran itu, Jumat pagi (10/04/2026).
Kedatangan dua pucuk pimpinan Kota Jambi itu tentunya sebagai bentuk kepedulian pemerintah kota. Kunjungan rumah korban kebakaran ini tepatnya berada di RT 08, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi.
Di lokasi, Maulana-Diza juga menyapa korban, melihat rumah yang hangus, hingga berdialog dengan warga. Mereka menegaskan penanganan pascakebakaran akan dilakukan cepat.
“Yang utama, warga harus segera punya tempat tinggal yang layak. Skema gotong royong dipilih agar proses pembangunan kembali rumah bisa lebih cepat,” ujar Maulana.
Selain perbaikan rumah, kebutuhan dasar warga juga menjadi perhatian. Bantuan logistik disebut juga mulai disalurkan. Penyaluran bantuan logistik ini sekaligus memberikan dukungan psikologis bagi keluarga korban, pascamusibah yang menghanguskan sebagian bangunan rumah.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk empati dan kehadiran negara di tengah kesulitan warga. Kami ingin memastikan adik kecil kita (Kairan) mendapatkan penanganan medis yang baik dan keluarga kembali memiliki harapan,” sebut Maulana.
Bantuan logistik ini mulai dari bahan pokok, perlengkapan sanitasi, alat sekolah, hingga dokumen administratif. Tak hanya itu, Baznas Kota Jambi turut menyalurkan santunan tunai sebesar Rp2.000.000 untuk membantu kebutuhan mendesak korban.
Menutup kunjungannya, Wali Kota memberikan apresiasi tinggi kepada tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi. Berdasarkan laporan, petugas berhasil mencapai lokasi dalam waktu sembilan menit (response time) dengan mengerahkan 25 personel dan lima unit armada, sehingga api tidak merambat ke bangunan sekitar yang padat penduduk.
Diketahui, kebakaran di Kenali Besar itu terjadi dirumah kediaman Agus. Kebakaran itu terjadi pada Senin (6/4) lalu saat api yang dimainkan oleh anaknya menyambar kasur hingga melalap sebagian isi rumahnya.
Bahkan, dalam peristiwa kebakaran itu, Khairan anak dari Agus ikut alami luka bakar dan telah dirawat oleh tim medis. Khairan yang berusia 6 tahun tersebut alami luka bakar saat mencoba melakukan upaya pemadaman, namun tak berhasil hingga diselamatkan setelah sempat mengalami luka bakar di bagian muka. (*)







