![]()
Jambi – DPRD Provinsi Jambi mendukung bantuan pemerintah pusat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bantuan yang disiapkan meliputi pembangunan 500 titik sumur bor, tambahan helikopter water bombing, serta sepeda motor untuk mendukung mobilitas petugas di lapangan.
Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fattah mengatakan, dukungan pemerintah pusat tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat upaya pemadaman, terutama di lokasi kebakaran yang sulit dijangkau dan jauh dari sumber air.
“Alhamdulillah kita mendapat support tambahan water bombing dari pusat dan beberapa unit sepeda motor serta program pembuatan sumur bor di titik-titik yang jauh dari jangkauan air,” ujar Hafiz, Senin (24/8/2026).
Dukungan tersebut disampaikan dalam rapat penanganan karhutla yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Palembang. Hafiz mengikuti rapat bersama jajaran Kabinet Merah Putih secara virtual dari Korem 042/Gapu Jambi.
Menurut Hafiz, pembangunan sumur bor dibutuhkan untuk menyediakan sumber air di sekitar lokasi rawan kebakaran. Dengan begitu, petugas diharapkan dapat lebih cepat memperoleh pasokan air ketika melakukan pemadaman.
Dia menyebut, pemerintah pusat menyiapkan masing-masing 500 titik sumur bor untuk Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan.
“Ini tadi Sumatera Selatan dapat 500 titik, dan Jambi dapat 500 titik. Harapan kita ini dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Selain pembangunan sumur bor, Jambi juga mendapat dukungan tambahan satu helikopter water bombing. Berdasarkan keterangan Hafiz, tambahan tersebut akan meningkatkan jumlah helikopter yang digunakan untuk penanganan karhutla di Jambi menjadi empat unit.
“Hari ini kan sudah ada tiga water bombing. Kita minta tambah tiga lagi, hanya saja berdasarkan pernyataan rapat virtual yang sudah bisa dilaksanakan satu, sudah mendapat support untuk Jambi,” jelasnya.
DPRD Jambi juga menilai bantuan sepeda motor diperlukan untuk menunjang pergerakan personel satuan tugas (satgas) karhutla menuju lokasi yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.
Hafiz menyambut baik dukungan pemerintah pusat tersebut. Namun, dia berharap seluruh rencana bantuan segera ditindaklanjuti agar dapat memperkuat penanganan kebakaran di lapangan.
“Ide itu bagus, kita mendukung. Ini bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah yang hari ini mempunyai banyak titik hotspot. Nanti juga akan dibikinkan sumur air dalam, sehingga ke depan kita sudah memiliki sumber-sumber air dekat dari titik api,” tutupnya. (*)







