Gawat! Dewan Ancam Aktivitas Petrochina Ditutup Sementara di Jambi Jika Tak Selesaikan soal PI 10 Persen dari Hasil Migas

Ilustrasi-MIgas Dok Istimewa

Loading

Jambi– Anggota DPRD Provinsi Jambi, dari Fraksi Gerindra Dapil Kabupaten Bungo-Tebo, Hambali ikut menyuarakan terkait dengan persoalan PI 10% dari PetroChina yang belum terealisasikan sampai saat ini. Hambali mengatakan, dari pertemuan terakhir tim Pansus l DPRD Provinsi Jambi dengan pihak terkait, ada kecurigaan bahwa dewan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mendapatkan bagian dari PetroChina.

Menanggapi persoalan itu, Hambali dan anggota DPRD Provinsi Jambi lainnya sepakat untuk menutup sementara waktu operasional PetroChina hingga PI 10% ini diterima oleh Pemprov Jambi.

“Kito berharap pendapatan kito salah satu dari itu untuk Provinsi Jambi, sementara harapan tinggal harapan. Dari pada ada kecurigaan dari ini main dengan ini, baguslah kita tutup untuk sementara waktu jelang ada keputusan yang benar,” kata Hambali dikutip dari VOJNews.id, Kamis (18/04/2025)

Diungkapkan Hambali, permasalahan PI 10% dari PetroChina ini adalah harapan masyarakat Provinsi Jambi untuk pembangunan.

“Setujulah kawan-kawan. Kami sesama kami bisa bertengkar dikarenakan ada isu sesama kami dan gubernur bermain, padahal itu tidak ada,” ungkapnya.

“Harapan rakyat Jambi PI 10% itu masuk ke dalam APBD kita. Sementara untuk pembangunan Provinsi Jambi perlu PI 10% itu,” lanjut Hambali. (***)

Pos terkait