![]()
Jambi- Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi akan menyulap kawasan Jalan Sentot Alibasa hingga Jalan Orang Kayo Pingai di Talang Banjar menjadi sentra ekonomi kreatif.
Kawasan yang selama ini dikenal semrawut akibat banyaknya pedagang kaki lima (PKL) akan ditata ulang menyerupai konsep Jalan Sumantri Brojonegoro yang lebih modern dan tertata.
Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa kawasan tersebut akan menjadi pusat ekonomi baru di Kota Jambi dengan fasilitas yang lebih nyaman dan tertata.
“Nanti, kawasan tersebut yang kini kumuh dan semrawut akan menjadi tempat nongkrong yang modern,” ujar Maulana, Jumat (28/3/2025).
Sebagai bagian dari proyek revitalisasi ini, Pemkot Jambi akan membangun median jalan dan pedestrian di sepanjang jalan tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Sementara itu, PKL yang saat ini berjualan di area tersebut akan direlokasi ke Pasar Angso Duo.
Selain itu, Pemkot Jambi juga akan memperbaiki kondisi jalan yang berlubang untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.
“Pembenahan jalan ini sebenarnya merupakan tindak lanjut dari upaya mengatasi permasalahan yang ada. Seperti yang kita ketahui, kondisi saat ini sangat semrawut dan sering terjadi kemacetan,” jelas Maulana.
Ia menambahkan bahwa relokasi PKL harus dibarengi dengan pembenahan infrastruktur, agar mereka tidak kembali berjualan di lokasi lama.
Tak hanya itu, Pasar Talang Banjar juga akan dibenahi guna meningkatkan kenyamanan bagi penjual dan pembeli.
Program ini akan dimulai setelah Lebaran Idulfitri 1446 H, dengan tahap awal berupa pendataan pedagang yang akan direlokasi.
Dengan adanya perombakan ini, Pemkot Jambi berharap kawasan Talang Banjar bisa menjadi pusat ekonomi yang lebih tertata, modern, dan nyaman bagi masyarakat.(*)







