![]()
JAMBI-
Atlet binaan PT SAS (Sinar Anugerah Sukses), Jhoni Setiawan, tampil mengejutkan pada ajang 9 Ball International Open Handicap Kapolda Jambi Cup 2026. Jhoni sukses menembus babak 16 besar usai menyingkirkan sejumlah pebiliar nasional hingga atlet asal Filipina dalam turnamen internasional tersebut.
Kejuaraan yang berlangsung di Blackhawk Billiard & Cafe Kota Jambi itu diikuti hampir 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga negara-negara Asia. Persaingan ketat langsung tersaji sejak babak awal karena diikuti atlet-atlet berpengalaman dari level nasional maupun internasional.
Selain Jhoni, PT SAS juga menurunkan dua atlet lainnya yakni Andreas dan Rio Setiadi. Andreas berhasil finis di posisi 32 besar, sedangkan Rio Setiadi menembus 64 besar.
Hasil yang diraih Jhoni menjadi sorotan tersendiri karena mampu bersaing dengan pebiliar luar negeri dan membuktikan atlet Jambi memiliki kualitas untuk tampil di level internasional.
Keikutsertaan PT SAS dalam turnamen tersebut disebut sebagai bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap perkembangan olahraga biliar di Provinsi Jambi, sekaligus membuka ruang bagi atlet lokal untuk berkembang dan bersaing lebih luas.
Direktur PT SAS, Kameswara Helly, mengatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan kejuaraan karena melihat potensi besar atlet-atlet biliar asal Jambi.
“Kami dukung kegiatan ini untuk kemajuan olahraga di Provinsi Jambi. Semoga kejuaraan seperti ini terus berlanjut dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi ke depannya,” katanya.
Menurutnya, turnamen internasional seperti Kapolda Cup bukan sekadar pertandingan, tetapi menjadi wadah pembinaan mental, teknik, dan pengalaman bertanding bagi atlet daerah saat menghadapi lawan dari luar negeri.
Ajang 9 Ball International Open Handicap Kapolda Jambi Cup 2026 resmi dibuka pada Selasa (5/5/2026). Pembukaan dihadiri Kapolda Jambi Krisno H. Siregar, Sekjen PB POBSI Achmad Fadil Nasution, Ketua Pengprov POBSI Jambi Hendry Attan, jajaran Polda Jambi, unsur pemerintah daerah, KONI, serta pengurus POBSI kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Achmad Fadil Nasution meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Sementara Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar menegaskan olahraga biliar membutuhkan ketenangan, strategi, fokus, dan mental yang kuat.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta, dinilai menjadi dorongan penting untuk mempercepat lahirnya atlet-atlet biliar berprestasi dari Jambi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (Wan)







