2.040 Satlinmas Disiapkan Jaga Kota Jambi, Maulana Andalkan CCTV hingga 112

Loading

JAMBI– Pemkot Jambi memperkuat pengamanan lingkungan dengan mengerahkan ribuan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Sebanyak 2.040 personel disiapkan membantu mendeteksi dini gangguan keamanan, bencana hingga persoalan ketertiban di tingkat kelurahan.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan Satlinmas memiliki posisi penting karena berada langsung di tengah masyarakat dan lebih mengetahui kondisi lingkungan masing-masing.

Hal itu disampaikan Maulana saat mengukuhkan sekaligus memberikan pembekalan kepada anggota Satlinmas Kelurahan 2026 di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Selasa (14/7/2026).

“Tugas pokok Satlinmas adalah melakukan pencegahan dini dan mitigasi terhadap bencana serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena personel keamanan kita terbatas, keterlibatan masyarakat menjadi sangat penting,” kata Maulana.

Maulana meminta anggota Satlinmas tidak bekerja sendiri. Mereka diminta aktif berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD, pemadam kebakaran hingga menggunakan layanan darurat 112 ketika menemukan kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.

Menurutnya, perkembangan Kota Jambi ikut membawa berbagai potensi persoalan baru. Pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang semakin tinggi dapat memicu kemacetan, konflik sosial hingga risiko kebakaran.

“Hampir setiap hari saya meresmikan kafe maupun UMKM, belum lagi usaha berskala besar. Semua itu berpotensi menimbulkan persoalan seperti kemacetan, konflik sosial hingga kebakaran,” ujarnya.

Selain mengandalkan personel di lapangan, Pemkot Jambi juga menyiapkan teknologi untuk mendukung pengawasan lingkungan. Maulana menyebut CCTV dalam Program Kampung Bahagia akan dipasang di seluruh RT secara bertahap.

“CCTV dari Program Kampung Bahagia menjadi alat pemantau bagi Satlinmas. Hingga akhir tahun ini ribuan CCTV akan terpasang di seluruh RT di Kota Jambi,” jelasnya.

Maulana mengatakan keberadaan CCTV dapat membantu mempercepat penanganan ketika terjadi tindak kriminal. Rekaman kamera juga dapat digunakan sebagai bahan pendukung dalam proses penanganan oleh aparat berwenang.

“Jika terjadi pencurian, perampokan atau pelecehan seksual, Satlinmas bisa segera menghubungi 112 dan rekaman CCTV dapat dijadikan barang bukti,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Jambi Iper Riyansuni mengatakan pengukuhan Satlinmas dilakukan secara bertahap karena total personelnya mencapai 2.040 orang.

Pada 2025, sebanyak 360 anggota dari Kecamatan Jelutung dan Danau Sipin telah dikukuhkan. Tahun ini, kembali 360 personel dikukuhkan, terdiri dari 150 anggota Kecamatan Jambi Selatan dan 210 anggota Kecamatan Telanaipura.

Para anggota Satlinmas juga mendapat pembekalan mengenai mitigasi bencana, penanganan kebakaran serta tugas dan fungsi perlindungan masyarakat.

“Pengukuhan dilakukan bertahap karena jumlah anggota Satlinmas mencapai 2.040 orang,” kata Iper.

Pembekalan turut menghadirkan Kepala BPBD Kota Jambi Doni Sumatriadi dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi Mustari Affandi. Maulana berharap penguatan personel dan dukungan teknologi tersebut dapat membuat lingkungan permukiman semakin aman dan responsif terhadap berbagai keadaan darurat. (red/*)

Pos terkait