Penataan PKL Talang Banjar, Pemkot Jambi Siapkan Strategi Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Loading

Jambi- Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar rapat percepatan penanganan persoalan di Pasar Talang Banjar.

Rapat yang dipimpin Sekda Kota Jambi, A. Ridwan itu turut dihadiri oleh Asisten II Setda, Disperindag, Dinas PUPR, Dishub, Satpol PP, Bappeda, Dinas Perkim, BPKAD, Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum, serta camat dan lurah se-Kecamatan Jambi Timur.

Kepala Disperindag Kota Jambi, Nella Ervina mengatakan, dari hasil rapat tersebut, Pemkot Jambi akan melakukan pengamanan di sekitar kawasan Talang Banjar.

Hal ini dilakukan karena saat ini tengah berlangsung pembangunan pedestrian dan pelebaran jalan melalui sistem drainase tertutup.

“Tujuan pengamanan kawasan ini supaya warga yang melintas tidak terjebak macet. Pedagang kaki lima (PKL) akan diarahkan ke tempat-tempat yang sudah disediakan. Tim pengamanan lokasi ini seluruhnya dari Pemkot Jambi, kita memberdayakan OPD sesuai tupoksi masing-masing. Nantinya akan dibuat jadwal pengamanan untuk memperlancar pekerjaan dan arus lalu lintas di kawasan tersebut,” ujarnya.

Nella menyebut, kondisi Pasar Talang Banjar saat ini memang sudah tidak memungkinkan lagi para pedagang dipaksa berjualan di dalam area pasar.

Selain alasan keamanan, fasilitas parkir yang terbatas juga menjadi kendala utama.

“Untuk jangka pendek, kita lakukan pengamanan dan penataan kawasan. Namun untuk jangka panjang, Pemkot Jambi tengah menyusun proposal ke Kementerian Perdagangan agar mendapat dukungan untuk revitalisasi total Pasar Talang Banjar. Karena kalau hanya mengandalkan APBD Kota Jambi, tidak akan mencukupi mengingat banyaknya item pembangunan yang dibutuhkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, revitalisasi pasar dinilai lebih tepat dibandingkan renovasi sebagian.

“Daripada hanya tambal sana-sini, lebih baik direvitalisasi total. Karena kondisi saat ini memang sudah tidak memadai, dipaksakan pun pedagang tidak bisa masuk dengan nyaman,” katanya.

Nella menegaskan, pembangunan pedestrian di kawasan tersebut masih akan berlanjut hingga tahun 2026.

Sementara itu, Pemkot Jambi terus berupaya agar pemerintah pusat dapat membantu proses revitalisasi pasar rakyat tersebut demi kenyamanan pedagang dan masyarakat.(*)

sumber:jambione.com

 

Pos terkait