Pemkot Jambi Bersiap Kelola Gentala Arasy Pasca Tabrakan Tongkang: Akankah Lebih Baik?

Loading

Jambi- Insiden tongkang batu bara kembali menyita perhatian publik Provinsi Jambi setelah sebuah kapal tongkang menghantam sisi Jembatan Gentala Arasy pada Kamis (8/5/2025).

Jembatan ikonik yang menjadi salah satu simbol Provinsi Jambi itu ditabrak saat hujan deras mengguyur kawasan Sungai Batanghari.

Detik-detik kejadian tersebut terekam dalam video berdurasi 43 detik yang beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman, tampak tongkang batu bara melaju dan menyenggol bagian jembatan. Suasana mencekam terdengar dari suara warga yang panik.

“Numbur-numbur, jembatan Gentala putus keno tumbur,” ucap salah seorang warga dalam video.

“Tongkang numbur, hujan-hujan,” sahut warga lainnya dengan nada cemas.

Meski tidak menimbulkan kerusakan parah, insiden ini kembali menambah daftar panjang kasus tongkang batu bara yang menghantam infrastruktur penting di Jambi.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya telah merencanakan untuk menyerahkan pengelolaan Jembatan Gentala Arasy kepada Pemerintah Kota Jambi.

Rencana itu disampaikan dalam pertemuan antara Gubernur Jambi, Al Haris, dan Wali Kota Jambi, Maulana, pada 8 April 2025 lalu di Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Gubernur Al Haris menyebut, penyerahan pengelolaan kawasan wisata seperti Tanggo Rajo, jembatan Titian Arasy, dan Gentala Arasy bertujuan untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Jambi.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Maulana menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Jambi untuk mengelola destinasi-destinasi tersebut dengan lebih optimal.

“Kami sangat terbuka dan siap mengelola destinasi wisata tersebut untuk mendorong ekonomi kreatif dan meningkatkan daya tarik wisata di Kota Jambi,” kata Maulana.Rencana penyerahan pengelolaan tersebut dijadwalkan bertepatan dengan HUT ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan HUT ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah pada Mei 2025 ini.(*)

 

Pos terkait