DPRD Desak Perbaikan Sekolah di Jambi, 1.895 Komputer Masih Kurang

Loading

Jambi- Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jambi meminta pemerintah memprioritaskan perbaikan sarana pendidikan dalam Perubahan APBD 2026. Selain kerusakan fasilitas sekolah, kebutuhan perangkat komputer untuk mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) juga masih belum terpenuhi.

Ketua DPD Partai Demokrat Jambi, Ahmad Fauzi Ansori, mengungkapkan persoalan tersebut dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi, Senin (21/9/2026).

Ia menyebut sekitar 62 persen sarana dan prasarana pendidikan mengalami kerusakan. Kebutuhan perbaikan meliputi ruang kelas, meja dan kursi, toilet, perpustakaan, ruang guru, tata usaha, serta ruang kepala sekolah.

“Perbaikan infrastruktur pendidikan bukan sekadar persoalan fisik, tetapi menyangkut pelayanan dasar dan masa depan anak-anak Jambi. Karena itu, rehabilitasi harus menjadi prioritas anggaran,” ujar Fauzi.

Selain fasilitas fisik, ia menyoroti kekurangan 1.895 unit komputer pada jenjang SMA dan SMK untuk mendukung pelaksanaan TKA. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan keterbatasan perangkat tidak menghambat akses siswa terhadap layanan pendidikan yang memadai.

Fauzi juga mengapresiasi upaya Gubernur Jambi dan Dinas Pendidikan dalam memperoleh dukungan anggaran revitalisasi pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB).

Di bidang ketenagakerjaan, ia mendorong pemerintah daerah menambah dukungan pelatihan bahasa asing bagi calon pekerja asal Jambi yang ingin mengambil peluang kerja di Jepang, Korea Selatan, dan Brunei Darussalam.

Ia menegaskan, setiap program pembangunan harus memperhatikan kualitas, manfaat, pemeliharaan, dan keberlanjutan agar anggaran yang digunakan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. (*)

Pos terkait