Jambi- Pertemuan antara Wali Kota Jambi Maulana, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Al Farelly, dan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata pada sebuah acara terlihat penuh keakraban dan kekeluargaan. Meski tanpa agenda formal, pertemuan tersebut justru dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi terbuka dan cair untuk membahas persoalan strategis daerah.
Dalam suasana santai dan penuh kehangatan itu, Wali Kota Jambi dr. Maulana menyampaikan sejumlah hal yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Jambi, salah satunya terkait masih dominannya ruas jalan berstatus provinsi di wilayah Kota Jambi yang kondisinya belum mantap. Maulana menyampaikan aspirasi tersebut secara terbuka kepada Ivan Wirata, dengan harapan adanya dorongan dan perhatian lebih di tingkat provinsi.
Menanggapi hal tersebut, Ivan Wirata menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk mengawal aspirasi Kota Jambi, khususnya yang berkaitan dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menegaskan bahwa komunikasi informal seperti ini justru penting untuk membangun pemahaman yang utuh terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.
Ivan juga menyampaikan dukungannya terhadap program unggulan Kota Jambi Bahagia yang diusung Wali Kota Jambi. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi pelayanan publik dan semangat keberpihakan kepada masyarakat.
“Pada prinsipnya saya mendukung penuh program Kota Jambi Bahagia yang dijalankan Pak Wali Kota. Memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Jambi khususnya, dan Provinsi Jambi pada umumnya, adalah tujuan utama saya menjadi wakil rakyat di parlemen Provinsi Jambi,” ujar Ivan.
Sementara itu, kehadiran Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Al Farelly semakin memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif di tingkat kota. Diskusi yang berlangsung santai namun substantif tersebut mencerminkan hubungan kerja yang harmonis antara pemerintah kota dan legislatif, baik di level kota maupun provinsi.
Menariknya, kebersamaan Maulana dan Ivan Wirata juga mencerminkan harmonisasi politik lintas partai. Diketahui, Ivan Wirata dan Kemas Faried Al Farelly merupakan politisi Partai Golkar, sementara Maulana menjabat sebagai Ketua Partai Amanat Nasional Kota Jambi. Perbedaan latar belakang politik tidak menjadi sekat, melainkan justru memperkuat kolaborasi demi kepentingan masyarakat.
Pertemuan non resmi yang berlangsung hangat ini menjadi gambaran bahwa sinergi pembangunan tidak selalu harus dibangun di ruang formal. Komunikasi yang cair, setara, dan penuh kekeluargaan justru menjadi pondasi penting dalam mempercepat penyelesaian persoalan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jambi. (*)
Sumber: Jambiday.com







