Jambi- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, kini mengemban jabatan baru setelah ditunjuk sebagai Komisaris Utama (Komut) di Bank Jambi. Jabatan tambahan ini tentunya membuka peluang tambahan cuan baru di luar gaji pokoknya sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Gubernur Jambi Al Haris mengatakan penunjukan ini setelah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar oleh para kepala daerah di Jambi.
“Ya ada pergantian Komisaris Utama (Komut) Bank Jambi yakni Dra Hj Emilia. Pergantian ini karena beliau sudah masuk dalam masa purna tugas,” kata Al Haris, pada Senin malam (20/4/2026).
Jabatan komisaris utama pada bank daerah umumnya disertai honorarium dan tambahan lainnya yang cukup besar dalam ketentuan perusahaan. Walaupun besaran cuan yang didapatkan oleh Sekda Sudirman dari Komut Bank Jambi belum diketahui pasti, namun jelas penghasilan komisaris di BPD itu selain honor juga mendapat tunjangan, bahkan Komut juga mendapatkan bonus atau tantiem jika bank milik daerah itu meraih laba.
Meski penunjukan Sudirman sebagai Komut dilakukan melalui mekanisme pemegang saham dan sesuai aturan berlaku. Pastinya pula, penunjukan Sudirman itu menjadi bagian strategis Pemerintah Provinsi dalam memperkuat pengawasan dan meningkatkan kinerja lembaga perbankan milik daerah.
Apalagi, pergantian ini juga dinilai penting sejak sebelumnya Bank milik daerah itu terkena kasus serangan Siber yang tentu telah merugikan nasabah. Masuknya Sudirman juga dinilai baik, selain membantu penguatan sistem Bank milik daerah itu, pastinya pengalaman birokrasi dan pemahaman mendalam terhadap tata kelola pemerintahan menjadi modal penting supaya Sudirman dapat mendorong Bank Jambi semakin profesional.
Al Haris juga sempat menyatakan penempatan pejabat di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) merupakan hal yang lazim sepanjang sesuai aturan dan kebutuhan perusahaan.
Meski demikian, rangkap jabatan oleh pejabat publik kerap menjadi sorotan, selain soal potensi konflik kepentingan, rangkap jabatan dengan dua peran besar yang berbeda apakah mampu dijalankanya secara optimal.
Sebagai Sekda, Sudirman memang memegang peran sentral dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan daerah, mulai dari kebijakan, administrasi, hingga pengawasan lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Posisi ini sendiri sudah menuntut fokus tinggi, serta tanggung jawab besar terhadap jalannya roda pemerintahan.
Selain jabatan Sekda telah memiliki kepentingan terhadap Bank Jambi, baik sebagai pemegang saham maupun sebagai mitra dalam berbagai program pembangunan. Dalam posisi, Sudirman sebagai Komisaris Utama, ia nanti bakal dituntut independen dalam mengawasi bahkan mengkritisi kebijakan manajemen bank, sehingga apakah dirinya dapat menjalankan itu agar tak timbul konflik kepentingan.
Selain soal jabatan baru Sudirman, Al Haris juga menyampaikan pula bahwa seluruh kepala daerah di Jambi juga telah menyepakati soal adanya perpanjangan oleh tiga komisaris lainnya. Perpanjangan ini lantaran disebut belum ada calon pengganti dan masih dalam masa penyeleksian yang ketat.
“Untuk 3 komisaris lainnya di Bank Jambi ini itu kan masih dalam proses, sebenarnya itu juga sudah masuk pergantian, namun masih dalam tahapan seleksi jadi masih dijalankan tahapan di pihak internal serta kemudian OJK sesuai aturan berlaku,” ujar Al Haris.
Sementara kembali soal Sekda Sudirman, Direktur Utama Bank Jambi Khairul Suhairi sempat menyebut terpilihnya nama Sekda Provinsi Jambi Sudirman bagian dari penyeleksian yang sesuai aturan. Penunjukan itu juga sesuai kesepakatan para pemegang saham dan membantu peningkatan Bank Daerah.
“Jadi kan ini sudah ditetapkan, karena Komut yang lama masa kepemimpinan habis jadi ditetapkan lah itu Komut baru yakni pak Sudirman,” ujar Suhairi
Selain itu, Suhari memastikan dalam pemilihan Komisaris di Bank Jambi juga sesuai prosedur baik sehingga dalam penyeleksian yang ketat bagi pemilihan Komisaris lainnya.
“Ya buat yang lain itu sebenarnya habis juga masa jabatannya, tetapi kita mesti ada penyeleksian ketat sehingga tidak salah pilih, dan sesuai aturan, karena belum ada pergantian namanya maka masih diseleksi. Sedangkan Komut nya sudah ada kesepakatan dan sudah ada pergantian yang tepat yakni pak Sudirman buat periode 2026-2030,” ucap dia.
Bertambahnya jabatan dan cuan baru yang mengalirnya ke Sekda Sudirman, tentunya mesti menjadikan Sudirman lebih ekstra dalam bekerja. Hadirnya Sudirman di struktur Bank Jambi juga diharapkan mampu membuat Bank milik daerah itu semakin kuat dalam sisi pelayanan, inovasi produk, hingga mendorong Bank Jambi itu makin inovatif.
Masukya Sekda Sudirman juga diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan sekaligus memberi arah strategis bagi manajemen. Terutama tak lupa dalam mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan begitu, Bank Jambi dapat meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan daerah. Apalagi peningkatan bantuan modal bagi UMKM juga mesti diperkuat supaya dapat memajukan sektor usaha bagi masyarakat dalam menumbuhkan angka perekonomian baik buat Jambi kedepan. (Fer)







